Mengenal lebih dekat presenter

                                                  Mengenal lebih dekat presenter.



                                                                       Rina
Sebelum membahas cara siaran terlebih dahulu mengetahui tentang apa itu presenter ? mungkin ada banyak pertanyaan dalam pikiran kita apabila kita tengah menonton televisi atau mendengarkan radio, sekilas terlintas tentang pembawa acara dalam program acara yang tengah kita saksikan. Nah disini saya akan menulis sedikit tentang profesi presenter, hal tersebut ada hubunganya dengan tugasnya ? 





Apa itu presenter ? Dilihat dari pekerjaanya, presenter adalah seseorang yang tugasnya menyampaikan informasi kepada audiance/pemirsa/masyarakat melalui media elektronika, baik melalui media televisi atau radio. Istilah presenter lebih melekat dengan media televisi, sedangan di radio lebih dikenal dengan penyiar. Kalau dilihat dari tugas dan pekerjaanya keduanya mempunyai persamaan yakni dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang penyampai informasi. Adapun yang membedakan adalah medianya saja. Perbedaan lainya adalah kalau presenter televisi, suara/audio dapat disengar dan fisik/gambar dapat dilihat sedangkan kalau penyiar radio hanya suara/audionya saja. Presenter televisi dan penyiar radio dibedakan menjadi 2 ( dua ) yaitu presenter program acara berita dan presenter program acara hiburan.  




Presenter program acara berita tugasnya membaca berita sesuai dengan naskah yang dibuat oleh penulis naskah ataupun produser acara tersebut. Walaupun hanya membaca akan tetapi diperlukan keahlian tersendiri dalam penyampaian berita agar informasi cepat sampai ke pemirsa, misalnya saja mengenai intonasi vokal dan penjiwaan naskah yang dibacanya. Sedangkan presenter program acara hiburan, yaitu presenter yang mengampu acara - acara hiburan, misalnya saja acara musik. Presenter program acara hiburan terlihat santai dalam mengampu acara sehingga diharapkan dapat menghibur audiance/pemirsa.  Hanya ini yang dapat kami tulis tentang presenter, harapan saya semoga bermanfaat. 
( ditulis oleh : yopie van gama )
  
Ganesh Wara Haryo Wijoseno, penyiar radio Konco Tani

Cara merekam suara/audio



Banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang ketika akan merekam suara, dari mulai peralatan yang sangat sederrhana sampai peralatan yang sangat canggih. tergantung tujuanya, misalnya saja merekam suara dengan tujuan untuk koleksi pribadi atau untuk keperluan komersial  Disini akan saya coba tulis - merekam suara untuk keperluan komersial misalnya: meerekam suara untuk produksi iklan sebuah produc. Dalam proses rekaman ada banyak hal yang harus diperhatikan dan secara urut apabila ditulis seperti dibawah ini :

- menyiapkan peralatan teknik yang akan digunakan untuk merekam suara. Peralatan teknik yang dipakai untuk proses rekaman produksi iklan komersial biasanya memakai - mixer audio, mikrophone, soundcontrol dan komputer. Keberadaan mixer audio sangat penting sekali dalam proses ini dikarenakan mixer berfungsi untuk mengatur volume dan ketebalan suara. Selain itu, mixer audio juga berfungsi untuk membuat suara menjadi lebih jernih. Untuk ukuran mixer tidak harus yang besar, atau bisa menggunakan mixer 4 chanal. Setelah itu kemudian set peralatan dengan mulai menghubungkan mikrophone ke mixer audio, jangan lupa kabel mikrophone  masuk pada line in mixer. Nah kalau sudah terhubung biasanya di cek atau dicoba dulu, hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah sumber suara sudah masuk atau terdengar di soundcontrol apa belum ?. kalau belum usahakan sampai bisa masuk pada soundcontrol. Setelah  sumber suara sudah masuk soundcontrol langkah selanjutnya mencoba menghubungkan antara mixer dengan komputer. Kabel audio out yang ada di mixer kita masukan di posisi line in cpu komputer. Line in audio di cpu biasanya berwarna hijau. Setelah dipastikan terhubung barulah kita mencoba untuk membuka program record audio yang sudah tersedia dalam komputer.





- Bagaimana kalau program record audio belum tersedia di komputer ? Kalau belum ada progamnya ,harus instal terlebih dahulu. Program record audio biasanya memakai cooledit pro atau bisa juga memakai yang lainya. Kemudian naikan volume mikrophone yang ada di mixer audio. Perlu diketahui bahwa ketinggian volume lebih baik jangan terlalu besar agar hasil rekaman tidak pecah.  Jangan lupa mengecilkan volume soundcontrol. Setelah itu langkah selanjutnya membuka program cooledit pro.

- Pastikan program cooledit pro dalam keadaan normal. Setelah program sudah  beroperasi secara normal, barulah kita siap untuk merekam suara yang akan kita produksi. Lihat tombol merah pada program cooledit lalu tekan,,,,,,nah akan ada tanda yang berupa garis vertikal berjalan dari kiri kekanan sebagai tanda bahwa record suara segera dimulai sesuai durasi yang diinginkan. Setelah rekaman selesai, tekan tombol stop pada program cooledit pro, kemudian simpan dulu file dalam bentuk wav atau mp3 dengan judul yang sesuai dengan isi yang direkam. Setelah proses rekaman selesai dan tersimpan alangkah baiknya mencoba untuk memutar hasil rekaman dengan program playback audio winam atau progrm lainya.