Penyiar Idola " Abi Mahendra "



Bagi masyarakat diwilayah yogyakarta tentunya sudah banyak yang mengenal nama Abi Mahendra, apalagi dikalangan pecinta radio. Abi Mahendra ....itulah nama seorang penyiar radio di salah satu stasiun penyiaran radio  yang ada di Yogyakarta yang sampai saat ini masih aktif menekuni profesinya. Kalem dalam penampilan, lembut dalam bicara menjadikan pria kelahiran Imogiri Bantul ini semakin banyak teman. Sabar  dan santun  terhadap siapun itulah yang selalu ditanamkan dalam kehidupan sehari – seharinya  sehingga tidak menyakitkan dan menyinggung orang lain.


Seperti  kutu loncat, itulah proses yang sering  dialami oleh seseorang yang menekuni profesi penyiar radio, begitu  pula yang dialami oleh Abi  mahendra. Karier di dunia penyiaran dimulainya dengan bergabung di radio vedac fm yogyakarta. Menjadi penyiar adalah sesuatu yang sangat menguntungkan karena bisa mengenal banyak orang. Suara yang kas menjadi ciri tersendiri bagi Abi Mahendra yang ternyata senang siaran di acara talk show dan tembang pop indonesia ketika masih siaran di vedac fm waktu itu. Setelah sukses membesarkan nama vedac fm yang berada di Lingkungan PPPG Kesenian jl. kaliurang , abi lantas pindah di radio sonora fm yogyakarta.


Abi Mahendra yang akrab disapa Abi, merupakan alumni salah satu perguruan tinggi di yogyakarta. Semenjak masih dibangku kuliah, pria ini sangat ulet. Pagi kuliah sore digunakan untuk kerja di radio sebagai penyiar dengan program acara yang menyajikan tembang pop. Sampai saat ini suara merdu Abi juga masih banyak yang menyukai. Dalam menjalani profesi penyiar radio memang banyak senang dan susahnya. Senangnya bisa bertemu dengan banyak orang, susahnya kalau musim hujan. Walaupun hujan harus berangkat, karena seorang penyiar dituntut disiplin dan tepat waktu. Pulang malam adalah hal yang biasa dilakukan semenjak menjadi penyiar radio.



Perjalanan yang jauh dari tempat tinggalnya menuju studio sonora fm  ia lakoni demi menjalani sebuah profesinya. Penyiar radio bagi Abi adalah hobi yang sekaligus menjadi profesi hingga saat ini. Penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya adalah prinsip. Menurut Abi,bekerja itu harus bertanggung jawab, bekerja itu memakai pikiran dan perasaan sehingga hasilnya diharapkan akan baik, hal tersebut sesuai tulisan di fb nya yang bisa dibaca publik  >  Bekerja dgn hati hasilnya lbh mantab, drpd sekedar menggugurkan kewajiban ( fb.atas nama Rubiman Abi Mahendra 26 nov 2015 ).

 ( ditulis yopie van gama )

Drama dan sandiwara radio kemanakah ?




Masihkah ingat dengan program acara radio yang sempat menyedot perhatian publik pada beberapa tahun silam ? Acara ini sangat populer dan tidak asing lagi bagi pecinta radio diseluruh tanah air ini. Keunikan dalam cerita yang menyelipkan sedikit sejarah kerajaan jaman dahulu, sungguh mampu mencuri perhatian pendengar. Sebuah acara yang sangat ditunggu – tunggu oleh pendengar waktu itu ternyata mampu juga mendongkrak popularitas stasiun penyiaran yang menyiarkan acara tersebut.



Program acara drama radio dan sandiwara radio  seperti  tutur tinular, saur sepuh, butir – butir pasir dilaut yang disiarkan beberapa radio waktu itu ternyata mampu menaikan rating dan menjadikan radio tersebut banyak disukai pendengar/masyarakat. Selain mampu merebut pendengar  kontrak kue iklan yang diperoleh dari sponsor program acara tersebut ternyata berlangsung lama karena ceritanya juga dibuat bersambung. Pada masa jaya acara tersebut masyarakat dibuat  terbuai dengan cerita yang disajikan.  Hampir bisa dipastikan bahwa acara tersebut tidak ada bandinganya, sebelum acara berlangsung pecinta radio sudah bersiap didepan radio masing- masing. Kalau dibandingkan dengan program acara radio saat ini tentunya jauh berbeda, pertanyaan yang harus dijawab adalah apakah ada program acara radio saat ini yang sangat ditunggu pendengar  seperti program acara drama radio ? Namun program acara tersebut saat ini seperti hilang ditelan ombak, hilang diterpa angin, walaupun sudah memberikan andil  besar terhadap stasiun penyiaran. Lalu apakah yang menyebabkan acara itu hilang ? Akankah perubahan selera masyarakat yang menyebabkan hal ini terjadi ? Itulah sederetan pertanyaan yang harus dicari penyebabnya bagi para pelaku radio dan pekerja radio saat ini.
Program acara drama radio mampu membuat pendengar radio menjadi pendengar setia karena program acara tersebut menyuguhkan cerita secara bersambung, sehingga dengan sendirinya  terjalin hubungan baik yang disebabkan oleh ikatan sebuah cerita drama tersebut. Dengan kata lain pendengar akan merasa rugi kalau tidak mendengarkan karena tidak bisa mengikuti  perkembangan ceritanya. Nah itulah yang menyebabkan acara tersebut menjadi banyak penggemarnya.  





Seperti yang disebut diatas bahwa program acara drama radio dan sandiwara radio  saat ini hilang begitu saja, karena stasiun radio jarang yang menyiarkan program acara tersebut . Yang dimaksud disini program acaranya bukan judul ceritanya, sehingga diharapkan akan muncul cerita – cerita baru yang baik dan berkualitas. Bagaimanapun juga dengan adanya program acara tersebut diharapkan akan mampu menciptakan generasi penulis – penulis cerita yang baru.


Hilangnya program acara drama dan sandiwara radio saat ini membuat para pecinta acara tersebut kecewa, bahkan acara sejenis seperti kethoprak juga jarang terdengar diradio.  Lalu bagaimana sikap stasiun penyiaran radio terhadap hal tersebut ? Tentunya diperlukan upaya untuk menumbuh kembangkan lagi program acara tersebut, selain itu dibutuhkan adanya keterlibatan sponsor acara sehingga upaya tersebut lancar. Dengan adanya program acara sandiwara dan drama tersebut diharapkan pendengar semakin bertambah dan program siaran radio menjadi lebih bervariasi.
 ( yopie van gama )